Wisata Curug, Salosin Yang Unik

oleh -510 Dilihat

KEUNIKAN CURUG SALOSIN PECAHKAN MISTERI DI PALASARI 

Ciamis, Pesona Galuh Nagari tak henti-hentinya membuat setiap orang terpikat dan terpesona, setiap orang yang hendak berkunjung senantiasa menyimpan kenangan dari tanah ini. Tak ada satu terlewatkan pun untuk selalu datang kembali, inilah Galuh sebutan “Kota Klasik” yang memiliki segudang sejarah ujung tombak sebuah peradaban. Hembusan angin dan rintikan air hujan yang jatuh ke pori-pori mahkota berisi organ penggerak elemen tubuh, seakan menemani tak kala kaki ini menginjakan pada sebuah desa yang berhiaskan pohon-pohon asri dan tanaman elok sepanjang jalan. Aneh memang ketika bisikan-bisikan halus seolah hati ini tergerak untuk segera menepi pada sebuah landasan padat berlaju. Akhirnya, kaki ini terhenti pada sebuah coretan tinta di atas tepian atap diantara penyanggah besi nan kokoh dengan seolah berkata “Selamat Datang Di Objek Wisata Curug Salosin”. Kemudian bertepilah di sebuah gubuk yang menjajakan sentuhan-sentuhan pengobat rasa dahaga.

Dusun Palasari menyimpan segudang misteri untuk banyak diangkat, salah satu dusun yang memiliki unsur history yang kental dan identik dengan simbol peradaban jaman dahulu yang saling erat kaitannya dengan daerah yang lain di sekitar tanah priangan khususnya antara daerah Galuh itu sendiri. Berat memang, karena pada dasarnya hal itu haruslah dengan disertai fakta dan bukti yang kuat. Namun dalam hal ini Palasari memiliki icon sendiri yakni “Curug Salosin”. Curug Salosin terletak di Dusun Palasari Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Curug Salosin diambil dari bahasa sunda “Salosin” yang memilki arti Selusin, sebuah istilah dalam hitungan angka. Konon katanya, curug ini terdiri dari 12 curug dan mungkin bahkan lebih. Hal ini belumlah terungkap pasti, karena pengunjung yang datang kesana paling kuat dan pernah singgah sampai ke curug 5 atau 6, yang tehimpit cadas ngampar. Namun jarang sekali yang dapat sampai ke sana. Dikarenakan  berbagai hal, salah satunya medan area yang cukup terjal, jalan setapak yang masih tertutupi pohon-pohon hutan, paling banyak pengunjung rata-rata sampai ke curug 3.

Ada keunikan tersendiri berbeda dari curug-curug lain, curug salosin memiliki curug istimewa antara curug 4 dan curug 5. Orang-orang biasa menyebutnya “Curug Panganten”, dengan ketinggian di atas 15 meter dengan diameter lebar lebih dari 5 meter menurut kacamata pandangan. Pertemuan kedua curug ini, curug yang satu berasal dari hulu/gunung sekitar yang bisa disebut curug jantan, curug yang satunya lagi berasal dari sela-sela dinding bebatuan dan disebut curug betina. Tati Suhaeti (63) pemilik kios warung sekitar halaman parkir yang hendak menuju ke curug menyampaikan “Biasanya curug banyak dikunjungi pada saat libur, hari sabtu atau minggu, untuk jarak dari sini ke lokasi curug sekitar 1 kilometeran, adapun untuk jalan kalau saat hujan memang cenderung agak licin, apabila hendak naik kesana untuk kendaraan boleh di titipkan disini, kecuali memang lihai atau handal dalam mengendarai kendaraan, itupun hanya dapat ditempuh dengan menggunakan roda dua saja, kebetulan yang sementara kelola parkiran juga dari karang taruna sini”.

Sebelum tiba ke curug pertama, jalanan yang akan kita tempuh memang cukup lumayan. Hal ini dapat terobati tat kala kita telah sampai pada lokasi yang kita nantikan, deburan suara air yang jatuh ke tanah seolah membawa kita pada nada-nada keindahan, pemandangan yang begitu elok hasil Maha Karya yang tak ada tandingannya mengajak kita senantiasa untuk selalu bersyukur atas ciptaanNYA. Curug Salosin satu diantara  sekian curug yang ada di tanah Galuh yang memiliki daya magnet kuat yang seolah kita akan selalu merindukannya agar dapat kembali ke sana. Curug yang senantiasa menjadi icon Palasari dengan keunikan  yang ada di dalamnya, curug yang semoga setelah nanti ada pembenahan dan perhatian khusus dari berbagai pihak dapat menjadi aset tambahan/pendapatan asli daerah (PAD) sekitar dan membantu laju pertumbuhan ekonomi khususnya kawasan industri pariwisata.(Gdy)

Gapura Priangan