Meminta Majelis Hakim Memvonis Terdakwa Minimal 10 Tahun Penjara, Kelompok eks FPI dan PA 212 Kabupaten Ciamis Lakukan Aksi di Depan Pengadilan Negeri Ciamis

oleh -170 Dilihat

gapurapriangan.com – Kegiatan Aksi kelompok eks FPI dan PA 212 Kabupaten Ciamis dalam rangka mengawal Sidang Putusan/Vonis kasus penistaan agama dengan terdakwa Sdr. M Kece di Pengadilan Negeri Ciamis, Rabu (6/4/2022) Jl. Jendral Sudirman No. 116 Kabupaten Ciamis.

Massa aksi dari eks FPI dan ormas Islam yang mengawal persidangan M. Kece intinya meminta majelis hakim memvonis terdakwa minimal 10 Tahun penjara sesusi dengan tuntutan JPU Jika vonis yang dijatuhkan kurang dari 10 Tahun massa aksi mengancam akan melakukan aksi rusuh di lokasi.

Dengan divonisnya M. Kece 10 Tahun penjara oleh majelis hakim sesuai tuntutan JPU, massa aksi menyambut baik dan langsung membubarkan diri. Namun jika M. Kece akan melakukan banding maka masa aksi eks FPI dan PA 212 akan terus melakukan pengawalan terhadap kasus penistaan agama M. Kece.

Aksi masa eks FPI dan PA 212 Kabupaten Ciamis dalam rangka mengawal persidangan Putusan/Vonis kasus penistaan agama dengan terdakwa Sdr. M Kece agar dijatuhi hukum yang seberat-beratnya, dengan Korlap KH. Wawan Maliq Marwan yang diikuti kurang lebih 500 Orang.

Situasi saat ini kita sama-sama mendengarkan vonis terakhir terdakwa penistaan agama, mudah-mudahan TNI-Polri fokus utk mengawal persidangan ini dan memberikan keamanan serta kelancaraan selama persidangan, “apabila ada oknum TNI-Polri yang mengatakan Islam itu teroris, lepas baju kalian mari kita duel satu lawan satu. Islam bukan agama pecundang mari kita basmi kezoliman yang ada di muka bumi ini,” ujar salah satu peserta aksi.

Nada yang sama disampiakan perwakilan Garda Uswatun Inayah kota banjar, “kami datang kesini utk meminta keadilan, walaupun saat ini kita sedang menjalankan puasa, kita meminta TNI- Polri utk memberikan kebijakan kepada rakyatnya. Kita akan membela agama ketika nabi dilecehkan ketika Alqur’an di lecehkan demi Allah kami umat Islam murka, kami umat Islam akan terus membela kebenaran demi tegaknya Islam, untuk penista agama yang saat ini sedang menunggu vonis semoga diberikan vonis yang seberatnya, dan kami sebagai umat Islam akan merasa bangga karena perjuangan kami mengawal sidang tidak sia-sia, katanya.

Kyai Dede dari Brigade Taliban Tasik mengatakan, “kami mengharapkan vonis penista agama dihukum seberat’nya karena sebagai penghina Nabi kita, bagaimana Pengadilan Negeri Ciamis memutuskan hukuman yang setimpal, kami tidak akan pulang apabila putusan sidang tidak sesuai dengan keinginan umat Islam.

Jadikan momentum ini sebagai perjuangan umat Islam untuk mendobrak perjuangan umat Islam, kami akan terus membela para ulama yang di zolimi dan selama 2 Bulan kami mengawal persidangan penistaan agama semoga hakim memutuskan hukuman yang setimpal, “pungkasnya. (***)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.