Tolak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi Luapkan Emosi Bakar Ban

oleh -66 Dilihat

gapurapriangan.com – Sejumlah elemen mahasiswa Tasikmalaya bergabung kembali aksi lakukan unjuk rasa ke Depo PT Pertamina  Persero di Jalan Garuda Tasikmalaya menyusul kebijakan pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax dari harga 9 ribu jadi 12 ribu, 500 rupiah per liter, termasuk wacana pertalite dan gas LPG 3kg subsidi juga akan turut dinaikan.

Dalam aksi kedua itu mereka menyampaikan aspirasi melalui orasi dan aksi pemasangan 3 spanduk di pintu pagar Depo Pertamina serta membakar sebuah ban yang di akhiri dengan tindakan saling dorong antara petugas kepolisian dengan mahasiswa.

Koordinator aksi Satria Ilham menyebut akibat saling dorong ada mahasiswa yang jadi korban pemukulan petugas bahkan ia juga mengaku dirinya menjadi korban pemukulan oknum aparat. Atas kejadian itu pihaknya mengaku sangat kecewa sehingga Kamis (7/4) mahasiswa akan melakukan aksi lagi.

Melansir Kilas Radio Priangan, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan membantah adanya aksi pemukulan yang di duga dilakukan aparat, Aszhari menegaskan sejak awal sudah disampaikan pada masa aksi agar tak ada aksi bakar ban di objek vital namun dilanggar pendemo. Menurutnya aksi bakar ban bisa membahayakan dan sudah pelanggaran hukum. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.