Potensi Pertanian di Desa Neglasari Perlu Dikembangkan Bukan Hanya Keinginan Saja Namun Ketekunan Sebagai Dasarnya

oleh -117 Dilihat

gapurapriangan.com – Desa Neglasari yang terletak di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan wilayah berpotensi dalam bidang pertanian namun sedikit orang yang memanfaatkan potensi tersebut.

“Bertani bukan hanya soal keinginan saja namun ketekunanlah sebagai dasarnya,” ujar Dahlan salah satu petani saat ditemui Tim GP, Minggu (6/3/ 2022).

Menurut Dahlan, petani yang cukup terkenal di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, “wilayah kita ini sangatlah berpotensi dari barat, timur, utara dan selatan itu bisa dimanfaatkan karena wilayah ini tidak kekurangan air.

Pertanian, perikanan, perkebunan dan kerajinan. Namun mengapa itu semua tidak ada yang cukup terkenal?karena di wilayah kita ini kurang yang menekuninya serta tak mau untuk dikembangkan sehingga banyak yang berhenti malah berpindah garapan ke perkotaan (urbanisasi).”

Lanjut Dahlan, “mang sangat bersyukur mungkin mang tidak terkenal, yang penting bisa memberikan manfaat kepada yang lain itu sudah cukup, perjuangan dari nol dengan modal dua ratus lima puluh ribu rupiah dulu waktu tahun 2004 memulai karir dan menekuni menjadi seorang petani bibit pohon sampai saat ini, berpendidikan tidak tinggi namun alhamdulillah dengan ketekunan menjalani semua ini bisa memberikan pengetahuan kepada orang-orang yang berpendidikan tinggi.

Sebenarnya kita tidak sadar bahwa modal paling besar sudah diberikan oleh Allah SWT, mulai dari air yang selalu digunakan untuk kebutuhan diri terus menyiram bibit, tanah yang menjadi landasan berpijak dan hidup setiap makhluk, udara yang membuat kita bernapas dan banyak yang lainnya.” katanya.

Dalam merawat tumbuhan juga perlu kasih sayang supaya tumbuhan tersebut bisa hidup dengan baik. “Disini ada 10 orang pegawai yaa awalnya mang sendiri sama si ibu namun cukup kewalahan jadi minta bantuan ke yang lain, selama 3 tahun kebelakang ini tidak ada program dari pemerintah karena covid-19.

Sehingga cukup kebingungan namun apa boleh buat ini semua Allah yang berikan, yaa pembeli ada namun tidak terlalu banyak, mudah-mudahan ke depannya negara kita ini cepat membaik, dan juga pesan untuk para pemuda jangan pernah putus asa dalam melakukan suatu hal, jalani dan tekuni gagal dan tidaknya itu belakangan karena kegagalan akan menjadi kunci keberhasilan kedepannya.

Tekunilah satu perbuatan maka akan hadir perbuatan yang lainnya dan jangan lupa untuk terus berpikir,” terang Dahlan.

Cucu, isteri dari Mang Dahlan ini menambahkan, “ia jang si bapak dulu tukang tidur, siang jadi malam, malam jadi siang jualan kesana kemari untuk menafkahi keluarga, alhamdulillah dengan ikhtiar yang baik dan keberanian terjunlah didunia pembibitan awalnya di Kampung Cibaok.

Namun sekarang pindah di sini yang awalnya tak punya tanah disini menjadi punya tanah disini.

Dengan kerja keras, tekun dan ulet si bapak, alhamdulillah sekrang kita berkecukupan dulu si bapak setiap hari kopi satu gelas roko dua batang, tapi sekarang yaa sepuasnya.

Ibu yakin dengan kesungguhan dan keikhlasan Allah pasti memberikan jalan yang terbaik untuk keluarga ini,” pungkasnya. (Fauzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.