‘Pancasila’ (5 Tata) Alat Menata Hidup

oleh -39 Dilihat

gapurapriangan.com – Panca Sila = 5 Tata, Pancasila sebagai alat menata hidup. Yang berkembang jadi idiologi Negara Indonesia, Dasar ayana panca Sila aya dini kitab Sunda.

PANCAWEDANI yaitu merupakan pusaka guru maha guru sasana yang dahulu atau awal. Maha adalah asal dari yang lebih dari yang lebih. Pancawedani ini merupakan pusaka saamparan dunia dan menjadi sumber untuk manusia menjalani hidup. Pancawedani
Panca=5 watak, we=cai, dani= sapu nyere.

Cai fungsi ngebersihkeun nu kotor, sapu nyere fungsi ngebersihkeun nu kotor, ngebersihkeun runtah.artinya air untuk membersihkan yang kotor, sapu lidi untuk membersihkan sampah yang kotor.
5 watek iyeu keudah jadi idiologi,ageman, tatanan kehirupan. Pancawedani lima jalan pikun ngebersihkeun jiwa.

Ageman Pancawedani menitik beratkan pada diri. Dasal awal aya na Pancasila.
Panca=5, sila = Duduk rapih.
Lima jeung ngerapikeun hirup. Jadi ajaran pancawedani adalah untuk membersihkan jiwa. Di susun ku para karuhun urang/Nenek Moyang.
Jadi 5 sila.
1.Tata ka Gusti
2.Tata ka papada manusa
3.Tata Ngahiji
4.Tata ka Rakyat
5.Tata Ratu adil.

Pancawedani berkembang menjadi Pancaindera ( tetap pada ajaran diri) artinya: Pancasila sebagai alat menata hidup setiap pribadi manusia,
Yang berkembang jadi
Idiologi Bangsa.

Pada kondisi zaman ini oleh para ilmuwan ataupun negarawan banyak turunan ilmu dari kata Tata yaitu Tata susila, Tata Boga, Tata Bahasa, Tata ruang, Tata krama, Tata Tertip, Tata Tatanan. Yang bertujuan untuk membuat hidup menuju kebaikan, aturan adalah batasan untuk membatasi prilaku manusia.

Apa beda nya dengan Kitab?
Tidak ada perbedaan, sama Kitab pun berisikan pengetahuan Tata aturan, peringatan dan larangan.

Pancawedani jika kita jabarkan penjelasannya, maka akan ada sambungan dengan Kitab Siksa Kandang, Siksa kurung, Siksa dapur. Kitab yang mengatur etika antara manusia, mengatur manusia dengan ahli agama, mengatur hakekat semua ajaran sebelumnya yang mendidik setia pada guru atau pandita.

Pancawedani akan menyambung dengan “Dasawredi” Yang membahas asal usul tulisan suci yang di tulis oleh pandita suci.

Pancawedani menyambung dengan “Dasamala” Yaitu 10 perbuatan kotor diri manusia yang membawa sengsara.

Pancawedani akan menyambung
” Pancaiyatna”yaitu 5 perkara yang harus benar benar jangan di lakukan manusia dalam menempuh hidup dan di sebut ajaran etika, moral.

Pancawedani akan menyambung dengan
” Dasanaraka”yaitu 10 neraka yang menjadikan manusia masuk neraka yang berhubungan dengan panca indra ( ajaran diri).

Pancawedani akan menyambung dengan
“Caturpasanta” Yaitu 4 penenang dan 4 penawar agar kita dalam hidup tidak melakukan perbuatan- perbuatan yang membawa sengsara.

Pancasila yang saat ini menjadi idiologi Bangsa Indonesia adalah salah satu penawar dan penenang dalam kita menjalani hidup agar kita menjauhi perbuatan perbutan yang jahat.
Pancasila adalah rumusan yang sangat ideal untuk bangsa kita, karena setiap sila yang berbunyi sudah mewakili sarat dalam isi Kitab Pancawedani
(Kitab jati Sunda).

“Hana updyanta kadyangga ning manik kanarga, lawan manik sawestra. Yeka puhuning suka duka, hala, hayu. Byak tanya nihan: Bwah, paksa, gunung temen, daek mwa kapalang”
Artinya: Ada jalan tindakan yang harus kamu ikuti, seperti kamu memakai perhiasan mutiara di tangan yaitu untuk mencapai keselamatan dan jauh dari celaka dan bahaya, hidup akan seperti mutiara atau gunung yang memancar.

Bersyukur dan berbangalah kita generasi zaman ini di wariskan oleh leluhur dan pejuang Bangsa “Pancasila” Sebagai pedoman hidup dan dasar Negara Indonesia. Para pemuda- pemudi Nusantara cermati dan pahami ke-lima sila dari Pancasila, gerakan dan amalkan, karena Pancasila adalah ajaran kehidupan yang berasal dari alam semesta raya.

Saya mengajak kepada Bangsa Indonesia ” Mencintai dan Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Ambu Rita Laraswati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.