Kilas Balik Perjalanan Group Band NOAH Mulai Awal Berdiri Sampai Sekarang

oleh -51 Dilihat

gapurapriangan.com – Era tahun 2000an mungkin sebuah single lagu yang berjudul “Mimpi Yang Sempurna” sempat hits pada masanya, hampir di setiap saluran radio diperdengarkan. Keinginan mimpi seorang Ariel bersama teman-temannya membawa mereka pada mimpi yang sempurna.

Noah sebelumnya bernama Peterpan adalah grup musik rok Indonesia yang dibentuk pada tahun 2000 di BandungJawa Barat. Grup musik ini dibentuk dengan nama Peterpan oleh Ariel (vokal, gitar akustik, tamborin), Andika (kibor, piano), Indra (gitar bas), Lukman (gitar utama), Reza (drum, perkusi) dan Uki (gitar ritme).

Musik mereka secara umum bergenre rok alternatif dan pop rock, sebagian besar lagunya ditulis oleh sang vokalis, Ariel. Lebih dari 9 juta album telah terjual di Indonesia, yang menjadikan Noah sebagai band rock alternatif terlaris di negara ini.

Setelah mengawali karier mereka dengan tampil di kafe, Peterpan mulai dikenal pada tahun 2002 berkat lagu debut mereka “Mimpi yang Sempurna”. Ini diikuti dengan dirilisnya album studio pertama mereka Taman Langit pada tahun 2003. Album studio kedua mereka, Bintang di Surga (2004), merupakan salah satu album terlaris di Indonesia dengan penjualan di atas tiga juta kopi.

Pada 8 Oktober 2006, Andika dan Indra keluar dari grup musik ini. Selepas kepergian dua personelnya, Peterpan merilis album studio ketiga mereka, Hari yang Cerah… pada tahun 2007. Pada pertengahan tahun 2008, David (kibor) diangkat menjadi personel resmi setelah sebelumnya menjadi pemain tambahan. Karena Andika dan Indra keberatan apabila grup musik ini masih bernama Peterpan, maka Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David setuju melepaskan nama Peterpan pada tahun 2009.

Mereka berencana meluncurkan nama dan album mereka pada tahun 2010, tetapi rencana tersebut tertunda karena Ariel ditahan pada tahun itu atas kasus video seks yang melibatkan dirinya. Selama Ariel dipenjara, grup musik ini tetap bermusik bersama hingga menghasilkan album instrumental Suara Lainnya yang dirilis pada Mei 2012.

Setelah Ariel bebas pada 23 Juli 2012, Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David mengumumkan nama baru grup musik mereka, yaitu Noah, pada 2 Agustus 2012. Ini diikuti dengan peluncuran singel pertama mereka “Separuh Aku” pada 3 Agustus 2012 dan album studio pertama mereka Seperti Seharusnya pada September 2012. Album perdana Noah terbilang sukses dengan penjualan di atas satu juta kopi.

Pada awal tahun 2015, Reza mengundurkan diri dari grup musik ini setelah merilis album Second Chance, seri pertama dari quadrilogi proyek “Second Chance” mereka, yang mana Noah merekam ulang lagu-lagunya sewaktu masih bernama Peterpan. Pada Agustus 2019, Uki resmi mengundurkan diri dari Noah setelah peluncuran album studio kedua mereka, Keterkaitan Keterikatan. Menjelang akhir tahun 2021, Noah merilis lanjutan proyek “Second Chance” mereka yang sempat tertunda, dimulai dengan Taman Langit pada bulan Desember, Bintang di Surga dan Hari yang Cerah pada Januari 2022.

Diskografi Noah mencakup di antaranya 5 album studio, tiga di antaranya–Bintang di Surga (2004), OST Alexandria (2005), dan Seperti Seharusnya (2012); nama yang disebut kedua merupakan album musik tema–terjual lebih dari satu juta kopi. Noah juga telah menerima berbagai penghargaan selama karier mereka, di antaranya tiga penghargaan Anugerah Musik Indonesia untuk Album Terbaik-Terbaik, dua penghargaan MTV Asia Awards, dan tiga nominasi pada MTV Europe Music Awards.

Kilas Logo Noah

Pengumuman nama Noah dan Seperti Seharusnya (2012–2014)

Tidak lama setelah Ariel bebas bersyarat pada 23 Juli 2012, Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David segera mengumumkan nama baru mereka yang sudah ditentukan dua tahun sebelumnya. Pada 2 Agustus 2012, grup musik ini mengumumkan nama baru tersebut, yaitu Noah. Uki menceritakan bahwa Noah berarti membuat nyaman, memberi ketenangan, dan panjang umur. Kemudian pada 3 Agustus 2012, grup musik ini merilis singel berjudul “Separuh Aku” lewat pemutaran di 200 radio secara serentak. Pada 9 Agustus 2012, Noah meluncurkan buku Kisah Lainnya dengan penerbit Kompas Gramedia.

Anggota terkini

  • Nazril Irham– vokal utama, gitar akustik, tamborin (2000–sekarang)
  • Loekman Hakim– gitar utama, vokal latar (2000–sekarang)
  • David Kurnia Albert– kibor, piano, penyintesis, sampler, vokal latar (pemain tambahan 2006–2008; 2008–sekarang)

Mantan anggota

Pemain tambahan

  • Muhammad Dwi Maulana – gitar bas, vokal latar (2012–sekarang)
  • Rio Alief Radantha– drum, perkusi (2015–sekarang)
  • Iqbal Maruli – drum, perkusi (2016–sekarang)
  • Iwan Sukma – gitar ritme, vokal latar (2019–sekarang)

Mantan pemain tambahan

  • Yosafat Luki Marendra – gitar bas (2006–2008)
  • Jatnika Kurnia – gitar bas (2006–2008)
  • Ihsan Nurrachman – gitar bas, vokal latar (2008–2013)
  • Boyi Tondo – gitar bas, vokal latar (2012–2015)

(Sumber:Wikipedia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.