Nasi Tutug Oncom Khas Tasikmalaya, Kiprah Sang Legenda Di Kota Santri

oleh -401 Dilihat

Tasikmalaya, Ingatkah kita ketika orang tua atau nenek kita membuatkan sepiring nasi dengan bintik – bintik agak kehitaman, namun setelah disantap rasanya begitu lezat dan menggugah selera, dengan lalapan dan sambal cabai keringiting yang sangat pedas. Ya Nasi Tutug Oncom atau Sangu Tutug Oncom dalam Bahasa Sunda sering disingkat Nasi TO adalah makanan yang dibuat dari nasi yang diaduk dengan oncom goreng atau bakar. Penyajian makanan ini umumnya dalam keadaan hangat.

Secara bahasa, kata tutug dalam Bahasa Sunda artinya menumbuk. Proses aduk-tumbuk nasi dengan oncom ini menjadi nama jenis makanan yang dikenal dengan nama tutug oncom. Nasi tutug oncom menjadi makanan khas Tasikmalaya. Walaupun menjadi makanan khas, tutug oncom dapat dibawa menjadi oleh-oleh karena sekarang sudah tersedia tutug oncom instan yang telah dikemas dan mampu bertahan hingga berbulan-bulan tanpa menggunakan pengawet. (Sumber:Wikipedia)

Entah sejak kapan makanan khas ini dibuat, namun keberadaannya seolah melegenda dan lama berkiprah khususnya di Tasikmalaya yang sebelumnya terkenal dengan julukan Kota Santri. “Saya suka sekali makanan khas Tasikmalaya salah satunya Nasi TO ini, kebetulan juga saya penikmat pedas, apalagi dengan lalapan petay, buat saya Nasi TO Khas Tasikmalaya ini tiada duanya”, Ujar Desi salah satu mahasiswi yang ada di Kota Tasikmalaya.

Tepatnya di sepanjang jalur Jl. BKR-Dadaha terdapat beberapa rumah makan yang menyajikan Nasi TO dengan ciri khasnya masing-masing, termasuk terdapat sentra Nasi TO instan di jalur Cikalang Girang yang dapat dijadikan oleh-oleh. Jadi, buat yang hendak berkunjung ke Kota Tasikmalaya tak salahnya mencicipi menu makanan khas olahan ini sekaligus dijadikan bingkisan ke rumah dan dinikmati bersama keluarga.(Bahari)