Meminta Maaf Kepada Orangtua Dengan Cara Yang Berbeda di Hari Lebaran

oleh -268 Dilihat

gapurapriangan.com – Seorang anak terkadang melakukan kesalahan baik yang terasa maupun tidak terasa kepada orang tua kita, entah itu dengan mengiraukan nasehatnya, ataupun terkadang meninggikan suara kepada orang tua kita.

Padahal tanpa kita sadari, mungkin saja perkataan kita menyinggung perasaan orang tua kita. Idul Fitri merupakan momen yang tepat untuk saling meminta maaf satu sama lain, terutama dari anak kepada kedua orangtua. Pasalnya, orangtua menjadi sosok yang paling berarti bagi kehidupan seorang anak. Merekalah yang merawat, mendidik serta membesarkan kita hingga dewasa.

Melansir popmama.com berikut tata cara meminta maaf kepada orang tua :

Berbicaralah dengan nada yang lembut dan sopan

Ingatlah untuk selalu menggunakan nada bicara yang lembut dan sopan. Pasalnya, kalimat yang sama bisa memiliki makna berbeda jika diucapkan dengan nada yang berbeda pula.

Jika tak sepaham dengan orangtua, namun ingatlah untuk menjaga emosi. Jangan sekali-sekali membentak mereka karena hal itu bukan perbuatan terpuji dan bisa menyakiti hatinya.

Pelankanlah suara dan ucapkan permintaan maaf dengan tutur kata yang sopan serta lembut. Niscaya orangtua pun akan membukakan pintu maaf untuk anak-anaknya.

Dengarkan ucapan orangtua 

Dengarkan seluruh perkatan dan nasihat orangtua, jangan anggap semua itu hanya omelan belaka. Orangtua melakukan hal tersebut semata-mata karena mereka sangat menyayangi anaknya.

Ketika melakukan kesalahan, wajar jika orangtua kesal dan marah. Sebaiknya kita diam dan mendengarkan saja. Cari tahu di mana letak kesalahan kita dan apa yang sebaiknya dilakukan untuk menebusnya.

Jangan bersikap kasar atau terkesan tak acuh. Orangtua akan lebih mudah memaafkan ketika mereka didengarkan dan dipahami oleh anaknya.

Jangan membantah ucapan orangtua 

Jangan membantah perkataan orangtua. Mereka hidup lebih lama dan jauh lebih berpengalaman daripada kita. Orangtua kita mungkin pernah melakukan kesalahan di masa mudanya. Oleh karena itu, mereka tak ingin kita melakukan kesalahan yang sama seperti mereka.

Setiap orangtua pastinya ingin yang terbaik untuk anaknya. Oleh karenanya kita mesti sabar dan mau mendengarkan. Hal ini demi kebaikan kita juga. Jangan membantah atau menyangkalnya karena hal itu bisa menyakiti hati orangtua.

Mau mengakui kesalahan yang sudah diperbuat

Beberapa orang mungkin merasa kesulitan saat harus mengakui kesalahannya. Ada rasa sungkan dan gengsi, namun perasaan itu sebaiknya ditinggalkan saja dan mulai meminta maaf.

Mengakui kesalahan bukan berarti kita lemah. Mengakui kesalahan artinya mampu menekan ego, berpikir jernih serta bersikap bijak dalam menjalani kehidupan.

Cobalah berbesar hati untuk mengakui kesalahan. Hal ini akan membuat kita terlihat dewasa seperti yang diharapkan oleh orangtua.

Perlihatkan ekspresi penyesalan 

Sampaikan permintaan maaf yang tulus sekaligus mengakui kesalahan selama ini. Tunjukkan juga ekspresi bahwa kita sangat menyesal dan tak akan mengulanginya lagi.

Dengan begitu, orangtua pun akan tahu bahwa kita telah merenungkan kesalahan dan mengerti mengapa tindakan yang kita lakukan itu salah.