Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITB Gelar Workshop Pengembangan dan Pemberdayaan UMKM

oleh -173 Dilihat

gapurapriangan.com -Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat dan pemulihan ekonomi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar kegiatan dengan tema “Model pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Industri (KBLI) Alas kaki” di Aula Workshop Kelurahan Karikil Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Rabu (7/06/2023) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 6,7 dan 8 Juni 2023 jam 09:00 WIB sampai selesai. Acara ini di ikuti 30 peserta dari 4 wilayah Sekecamatan Mangkubumi, turut hadir dalam kegiatan ini Dinas dan Instansi terkait seperti, Dinas perindustrian dan perdaganga Kota Tasikmalaya, Perwakilan dari UMKM Kota Tasikmalaya dan perwakilan dari Kecamatan Mangkubumi, Kelurahan Karikil.

Ketua (PRAKATAS) Paguyuban Pengrajin Alas Kaki Tasikmalaya H. Beben Jubaedi menyampaikan dalam sambutannya bahwa. Dengan adanya acara edukasi ini dapat mendongkrak geliat para pengusaha alas kaki dengan materi yang di berikan oleh para narasumber dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut sehingga dapat memberikan efek positif dalam pengembangan kewirausahaan para anggota dalam membangun bisnisnya sekaligus sarana lapangan pekerjaan bagi masyarakat tasik itu sendiri.

“Produk unggulan dapat menghasilkan kualitas baik dan dapat bersaing dengan para UMKM yang lain sehingg meningkatkan kemampuan cara membuat alas kaki” terang Sekmat Mangkubumi ini

Inisiator acara, Maman Suryaman menyampaikan. beberapa materi yang di laksanakan hari ini berupa Sigitalisasi System Pencatatan dan Pembukuan, Digital Marketing, Sistem Perizinann Usaha dan tata cara sistem perpajakan.

Maman menjelaskan bahwa, materi tersebut berupaya untuk dapat membantu para pengusaha yang masih belum tahu tentang pentingnya melek sistem digital di saat sekarang ini.

“Karena jika para pengusaha hanya berfokus dengan cara lama maka di khawatirkan kita akan tertinggal dan tidak dapat mengembangkan usahanya itu sendiri karena kalah bersaing dengan produk luar” ucap Maman.

Sementara itu Kabid Perindustrian Dinas UMKM Perindag, sri Sulastri Ningsih Dalam sambutannya mengapresiasi adanya acara tersebut, Ia harapan para pengusaha dapat maju dengan komoditas unggulan dari Kota Tasikmalaya di negeri sendiri tentuntnya dengan mengutamakan Kualitas dan Kwantitas dari produknya.

“Kita mengakui masih kalah bersaing dengan produk yang masuk dari luar, Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membangkitkan gairah bagi para pengusaha dan mengikuti perkembangan jaman sekarang dengan memahami betapa pentingnya informasi digital untuk membantu pemasaran produksi” tandasnya. (Red/Y.W/Wan)