Desa Selawangi Kini Memiliki Pasar Buhun, Potensi Wisata Dukung Daya Tarik Wisatawan

oleh -126 Dilihat

gapurapriangan.com – Desa Selawangi kini memiliki sebuah pasar yang mana cukup waktu lama untuk mempersiapkan segalanya. Pasar Buhun nama yang digadang-gadang dapat menjadi daya tarik wisatawan.

Pasar Buhun yang berlokasi di Desa Selawangi Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya resmi dibuka, Minggu 27 Februari 2022.

Pada pekan pertama pembukaan, ratusan warga berbondong-bondong datang dan mengunjungi puluhan saung jajanan yang berjejer di sepanjang jalan desa, di antara hamparan sawah dan bentangan selokan.

Pembukan yang dilakukan Camat Sariwangi, Engkos Koswara dan beserta jajaran Muspika dan rengrengan pejabat dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya, MUI desa dan kecamatan, ini sangat diapresiasi positif masyarakat.

Guna lebih menarik wisatawan, sejumlah seniman dan budayawan serta penggerak pariwisata dari Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia (Genppari) dan Pokdarwis Sariwangi, juga turut ambil bagian memaikan sejumlah kesenian.

Lokasi Pasar Buhun ini tidak jauh dari kantor Desa Selawangi, Kecamatan Sariwangi bakal dibuka setiap hari minggu.

“Bahkan dengan adanya Pasar Buhun, mampu menarik wisatawan yang datang guna berbelanja dan berwisata kesana,” ujar Koswara, seusai melakukan gunting pita menandai dibukanya, melansir laman Kabar Priangan.

“Di Pasar Buhun ini banyak hal unik yang dipastikan akan menarik perhatian antara lain dengan banyaknya varian makanan khas Sunda buhun hasil kreasi warga seperti awug, guik, ganyol dan sejumlah jenis makanan lainnya,” ujar Koswara

Disamping itu Kepala Desa Selawangi, Aha Nugraha mengatakan, kegiatan Pasar Buhun ini diadakan dalam rangka menjaga dan melestarikan makanan juga kreasi khas daerah hasil kreasi warga Selawangi, yang nyaris punah.

Upaya ini juga bagian dari ikhtiar untuk kembali membangun semangat baru masyarakat Desa Selawangi dan bangkit pasca himpitan badai pandemi.

“Jadi warga bisa bahagia, sehat dan bergairah secara ekonomi, itu sasaran kami melalui Pasar Buhun ini,” jelas Aha.

Koordinator Pengrajin Pasar Buhun, Ajid Muslim mengatakan, pasar buhun digagas para seniman dan budayawan bersama komponen masyarakat, sebagai wadah perajin untuk menjual hasil kreasinya.

Di Pasar Buhun ini akan dijumpai banyak suvenir hasil karya para pengrajin Desa Selawangi. “Dan melalui pasar buhun ini juga, ada pihak yang siap menampung suvenir-suvenir seperti baki dan tempat air minum dari bambu untuk dipasarkan secara nasional,” tutur Ajid Muslim. (Fauzi/Y.W)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.