Gaungan Terbentuknya Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) di Tanah Priangan, Dukungan dari Anas Urbaningrum Bukti Awal Perjuangan I Gede Pasek Suardika Dalam Menciptakan dan Menjaga Demokrasi Yang Lebih Sehat

oleh -530 Dilihat

gapurapriangan.com – Selepas terbentuknya kepengurusan partai di 18 Kota/Kabupaten Daerah Jawa Barat khususnya, kini  Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) gaungannya terdengar hingga ke Priangan Timur. Partai politik yang dideklarasikan pada tanggal 28 Oktober 2021 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Berawal dari Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) yang pernah hadir dan mencoba mewarnai kompetisi perpolitikan di Indonesia, namun setelah sempat beberapa lama tidak maksimal menjadi tidak aktif lagi. Di sisi lain, memahami pentingnya kehadiran partai politik di negara demokrasi dan dengan didukung semangat kesadaran yang baru dari berbagai elemen putra bangsa.

Maka bersepakat untuk mempertajam arah perjuangan partai sekaligus dengan mengganti nama partai menjadi  Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). Perubahan nama baru menjadi Partai Kebangitan Nusantara (PKN) ditetapkan di Jakarta dalam Musyawarah Nasional Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) sekaligus juga menetapkan pembaharuan dan penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART).

Partai yang sebelumnya bernama Partai Karya Perjuangan di tahun 2008 berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor:M.HH-23.AH.11.01 Tahun 2008 tertanggal 3 april 2008 dan dideklarasikan ulang dengan nama baru Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) di Jakarta pada tanggal 28 Oktober  2021 serta disahkan dalam Musyawarah Nasional tertanggal 27 November 2021.

PKN kini telah berbadan hukum, setelah keluarnya Surat Keputusan Kementrian Hukum dan HAM RI Pada tanggal 7 Januari 2022, setelah melakukan proses pendaftaran dan verifikasi di Kementerian Hukum dan HAM RI. Pengurus Partai Kebangkitan Nusantara mulai menyerahkan kelengkapan berkas untuk pengurusun SK Kemenkumham & HAM.

Sebagai partai baru, kemunculan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) memiliki gagasan yang kuat yang diharapkan mampu menciptakan dan menjaga demokrasi yang lebih sehat di Indonesia. Internalisasi dan penguatan wawasan nusantara menjadi bagian penting dari perjuangan politik Partai Kebangkitan Nusantara.  Ketum PKN I Gede Pasek Suardika(GPS) memiliki visi yang kuat, terutama terkait konsep dan visi kebangsaan.

Nasionalisme kenusantaraan akan dibangkitkan kembali lewat  partai politik ini. Gagasan yang akan diperjuangkan Partai baru ini, yakni penguatan wawasan nusantara dalam praktik pemerintahan, serta semangat gotong royong dan berdikari, akan menjadi spirit perjuangan yang harus ditanamkan ke generasi baru untuk menuju Indonesia unggul.

Berikut adalah Susunan Pengurus Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara:

Berikut nama-nama pengurus PKN lainnya yang berasal dari berbagai kalangan:

  • Ian Zulfikar (akademisi)
  • Yan Mita Djaksana (pakar IT)
  • Lukman Malanuang (pakar energi)
  • Maksimus Ramses Lalongkoe (pengamat politik)
  • Denny Haryatna (mantan staf ahli Komisi III DPR)
  • Mirwan Amir (mantan anggota DPR Fraksi Demokrat)
  • Yus Sudarso (mantan anggota DPR Fraksi Demokrat)
  • Azral Hardy (aktivis muda HMI)
  • Rudi Juniawan (aktivis muda HMI)
  • Margaretha Tien Martini (selebgram atiensimon)

Menurut H. Andri Hendrayana selaku pengurus daerah Provinsi Jawa Barat melalui sambungan selular kepada wartawan, Rabu (3/3/2022). “ Kepengurusan hampir di semua povinsi sudah terisi sekarang melaju ditiap Kabupaten/Kota, dalam persyaratan UU Pemilu Pimcab Kab/ Kota 75 persen x 27 Kabupaten/Kota = 21 Kab/Kota, namun dalam musyawarah Pimda Jabar PKN berkomitmen ada di 27 Kab/Kota Jabar, termasuk Priangan Timur.” tandasnya. (Red/Y.W)