Upaya Merebaknya Wabah PMK Pada Hewan Ternak, Pasar Hewan di Ciamis Tutup Sementara

oleh -25 Dilihat

gapurapriangan.com  – Adanya dugaan terkait wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak, beberapa upaya dilkakukan oleh pemerintah agar tidak menyebar, salah satunya oleh pemerintah kabupaten Ciamis menutup sementara beberapa pasar hewan di Ciamis.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis Syarif Hidayat ada 7 pasar hewan yang ditutup. “Mulai hari ini kami tutup sementara 7 pasar hewan. Beberapa pasar hewan di daerah tetangga pun sudah dilakukan penutupan oleh pemerintah daerah masing-masing,'” ujar Syarif.

Adapun kegitan penutupan pasar hewan oleh Dinas Peternakan Ciamis dilukakan sejak Sabtu (14/5),di seluruh wilayah yang ada. Tujuannya untuk mencegah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak

Meski sudah mulai dilakukan penutupan, Pasar Hewan Banjarsari masih beraktivitas. Mengingat penutupan ini dilakukan secara mendesak, para peternak dan penjual baru mengetahuinya saat berada di lokasi pasar. Dinas Peternakan Ciamis memberikan toleransi untuk Sabtu ini.

“Kami beri toleransi untuk Pasar Banjarsari hari ini saja. Mengingat mereka sudah berdatangan sejak semalam,” kata Syarif. Tujuh pasar hewan di Ciamis yang ditutup yaitu Pasar Ternak Rancah, Pasar Ternak Cigembor, Pasar Ternak Pamarican, Pasar Ternak Cintaratu Lakbok, Pasar Ternak Panawangan, Pasar Ternak Cibadak Banjarsari dan Pasar Ternak Rajadesa.

Selain penutupan tersebut, Dinas Peternakan Ciamis telah memberikan sosialisasi kepada pedagang dan peternak mengenai wabah PMK. Tujuannya agar mereka dapat mengerti dengan kondisi tersebut. “Mereka mengerti dengan adanya penutupan ini. Waktunya sampai yang tidak ditentukan,” ucapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.