Alternatif Wisata Hemat Untuk Keluarga, Desa Nanggewer Suguhkan Keunikan Cipatani

oleh -598 Dilihat

Tasikmalaya, Liukan arus yang menembus dinding batu, hembusan angin yang menerpa hijaunya pepohonan, menambah kecantikan alam yang terpancar dari sebuah desa. Pesona alam yang tak pernah habis terkikis oleh waktu masih tersirat dari senyuman khas penduduk tanah pasundan. Tasikmalaya julukan Mutiara dari Timur benar – benar menyilaukan para penikmat wisata alam. Salah satunya sungai yang berada di wilayah Kp. Nanggewer, Desa Nanggewer, Kecamatan Pageur Ageung, Kabupaten Tasikmalaya.

Cipatani sebutan wisata alam sungai yang mengalihkan para pelancong saat ini, aliran sungai yang menghubungkan pegunungan Cakrabuana, dipoles dan dijadikan obyek wisata yang patut kita kunjungi. Sungai yang sebelumnya nampak biasa kini disulap menjadi unik dan menjadikannya kawasan salah satu desa wisata hasil kreatifitas masyarakat Kampung Nanggewer tersebut.

Suasana alam yang asri bertabur coretan lukisan yang terlihat pada dinding bendungan sungai Cipatani ini menambah keunikan tersendiri untuk para pengunjung yang hobi berswafoto. Thee Arsamanggala yang biasa disapa Ambu Uti, aktifis seni dan budaya ini menceritakan gambaran keunikan wisata alam sungai Cipatani, “Kebetulan di sini merupakan lembur saya juga, tempatnya asri, cocok buat keluarga yang hendak berwisata, uniknya lagi coretan-coretan seni lukisan pada dinding bendungan maupun bebatuan menambah nilai estetika tiada tara, saya juga sering bermain panahan, dan yang paling penting banyak nilai historis yang ada di Kampung Nanggewer ini”.

Sungai yang sebelumnya hanya berfungsi mengairi kolam dan sawah penduduk ini, kini menjadi salah satu alternatif wisata hemat bagi keluarga. Kawasan yang sempat terlihat keindahannya di media sosial ini pun dapat kita kunjungi dengan tarif retribusi tiket Rp. 2.000,- per orang dan parkir Rp. 2.000,- per motor. Hasil dari pungutan tarif tersebut digunakan untuk kebutuhan sarana dan prasarana lain guna menunjang fasilitas yang ada di kawasan wisata alam sungai Cipatani. (Red/Nadia)